SONICPOP.ASIA – Band asal Surakarta, Gazelle, merilis album terbaru bertajuk “Reda” yang mengangkat cerita kehilangan, tekanan hidup, hingga proses bangkit yang dekat dengan pengalaman anak muda.
Album yang dirilis pada 16 Februari 2026 ini memuat tujuh lagu yang saling terhubung dalam satu benang cerita, yakni tentang melepaskan, menerima, dan melanjutkan hidup.
Lewat aransemen alternative pop punk yang emosional, Gazelle menghadirkan karya yang tidak hanya bercerita tentang patah hati, tetapi juga dinamika kehidupan yang lebih luas, termasuk kegagalan dan tekanan sosial.
“Reda adalah pengakuan jujur kami bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ada kehilangan, ada kegagalan, ada momen jatuh. Tapi di situlah seseorang bertumbuh. Kami ingin album ini menjadi pengingat bahwa setiap rasa sakit punya makna,” ujar Sofik, gitaris Gazelle.
Beberapa lagu dalam album ini mengangkat tema yang beragam, mulai dari perpisahan dalam hubungan, perasaan tidak sejalan, hingga isu sosial seperti perundungan.
Salah satu lagu, “Berbeda”, misalnya, menyoroti pengalaman korban bullying, sementara “Tak Selaras” menggambarkan perpisahan yang terjadi karena perbedaan arah hidup.
Di sisi lain, lagu “Tentangmu” menghadirkan nuansa penyesalan dan permintaan maaf, sementara lagu penutup “Reda” menjadi refleksi tentang menerima kenyataan meski perasaan belum sepenuhnya hilang.
Album ini menjadi fase baru bagi Gazelle dalam perjalanan musik mereka, dari sekadar ekspresi emosional menjadi karya yang lebih terarah dan memiliki pesan yang kuat.
Dengan rilisan ini, Gazelle mencoba menghadirkan karya yang tidak hanya didengar, tetapi juga bisa dirasakan oleh pendengar yang tengah berada di fase serupa dalam hidupnya.



