SONICPOP.ASIA — Bingar kembali meramaikan skena musik Indonesia dengan merilis single terbaru berjudul “Menjelang 12 Malam”. Meski sekilas terdengar seperti lagu bertema horor, karya terbaru ini justru berbicara tentang sesuatu yang jauh lebih dekat dengan kehidupan banyak orang: percakapan soal masa depan yang datang di waktu yang tidak tepat.
Dirilis pada Mei 2026, lagu ini mengangkat momen yang akrab bagi banyak pasangan maupun individu. Menjelang tengah malam, ketika suasana semakin sunyi dan percakapan menjadi lebih jujur, muncul pembahasan yang selama ini dihindari.
Menurut Bingar, momentum menjelang pukul 12 malam dipilih karena sering menjadi waktu ketika seseorang mulai membuka isi hati yang sebenarnya. Dalam ruang itulah, lagu ini menggambarkan dua orang yang memiliki perasaan serupa, namun belum berada pada kesiapan yang sama.
Dibalut warna anthemic rock yang menjadi ciri khas mereka, “Menjelang 12 Malam” memotret dinamika hubungan ketika satu pihak ingin melangkah lebih jauh, sementara yang lain masih membutuhkan waktu.
Nuansa tersebut tergambar melalui lirik:
“Dan kau buka percakapan yang selama ini terhindarkan”
serta
“Agaknya kau berharap, hey ini belum waktunya.”
Lewat lagu ini, Bingar merangkum satu kenyataan yang sering terjadi dalam hubungan: perasaan bisa berjalan searah, tetapi waktu belum tentu berpihak pada keduanya.
Karena itu, “Menjelang 12 Malam” bukan lagu tentang penolakan. Lagu ini lebih berbicara tentang jeda, keraguan, dan waktu yang belum memberikan kesempatan untuk melangkah bersama.
Single terbaru Bingar, “Menjelang 12 Malam”, kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital. Lagu ini menjadi penanda eksplorasi baru Bingar dalam mengangkat tema-tema emosional yang dekat dengan pengalaman sehari-hari pendengarnya.


