Ada orang-orang yang hanya singgah sebentar dalam hidup kita. Pertemuan mereka mungkin tidak pernah direncanakan, tetapi kehadirannya tetap meninggalkan sesuatu—percakapan yang masih diingat, kebiasaan yang ikut terbawa, atau perasaan yang baru benar-benar terasa setelah mereka pergi.
Gagasan sederhana itu menjadi benang merah Passengers, album penuh perdana dari Blutapes.
Berisi sepuluh lagu, Passengers memandang hubungan antarmanusia layaknya sebuah perjalanan. Setiap orang adalah penumpang; datang dari tempat yang berbeda, berbagi ruang untuk sementara waktu, lalu turun di pemberhentian masing-masing. Ada yang tinggal lebih lama, ada yang hanya lewat, tetapi semuanya meninggalkan jejak yang membentuk perjalanan berikutnya.
Alih-alih bercerita tentang satu kisah tertentu, album ini bergerak dari satu fase menuju fase lainnya. Pertemuan, kedekatan, perubahan, hingga perpisahan hadir sebagai pengalaman yang saling terhubung. Masing-masing lagu menawarkan pendekatan yang berbeda, namun tetap berpijak pada gagasan yang sama: bahwa setiap hubungan, seberapa singkat pun, selalu membawa pengaruh terhadap siapa kita hari ini.

Proses pengerjaan album ini berlangsung dalam rentang waktu yang tidak singkat. Dimulai pada 2021 dan rampung beberapa tahun kemudian, Passengers menjadi ruang bagi Blutapes untuk perlahan menemukan identitas musikalnya. Bersama produser Bable Sagala di Watchtower Studio, Yogyakarta, mereka meramu berbagai referensi—mulai dari Superdrag, Sebadoh, Ash, hingga Teenage Fanclub—menjadi sesuatu yang terasa dekat dengan karakter mereka sendiri, alih-alih sekadar menirunya.
Pada akhirnya, Passengers bukan hanya tentang orang-orang yang datang dan pergi. Album ini juga menjadi pengingat bahwa perjalanan hidup sering kali dibentuk oleh mereka yang hanya sempat menjadi bagian kecil dari cerita kita. Sebagian tetap tinggal dalam ingatan, sementara yang lain mungkin hanya muncul sesaat, tetapi keduanya sama-sama mengubah arah perjalanan tanpa kita sadari.
Kini, Passengers telah tersedia di berbagai platform musik digital sebagai penanda babak baru bagi Blutapes melalui album penuh pertama mereka.
Instagram: @blutapes



