SONICPOP.ASIA – The Decks menghadirkan warna baru lewat rilisan “Hambalah”, mini album yang terasa seperti perjalanan rasa—liar, jujur, dan nggak mau dikotakkan dalam satu genre.
Dirilis pada 3 April 2026, “Hambalah” menjadi penanda fase penting perjalanan mereka setelah hampir tiga tahun bereksperimen dengan berbagai warna musik.
Mini album ini berisi enam lagu yang meramu Alternative Rock, Surf Rock, Psychedelic, hingga Pop Rock dalam satu paket yang terasa dinamis. Bukan sekadar kumpulan lagu, tapi seperti potongan-potongan cerita dengan karakter berbeda di tiap track.
Proses penggarapannya juga nggak singkat. Rekaman dilakukan sejak 2024 hingga 2026 di beberapa studio, termasuk Hush Studio, SAE Institute Studio, dan Ebony Ivory Studio. Di balik produksinya, ada Ryan Ferdiansyah sebagai produser, dibantu Levind Sutanto sebagai co-producer.
Yang menarik, eksplorasi musik di “Hambalah” terasa cukup berani. Ada sentuhan instrumen yang nggak biasa, seperti darbuka di lagu “Prefektur Kairo”, hingga permainan synth dan keys yang memperkuat atmosfer di beberapa track.
Setiap lagu di album ini punya “dunia” sendiri.
“Prefektur Kairo” hadir dengan nuansa Timur Tengah yang kuat, “Politik Mesir” membawa kritik simbolik, sementara “Anomali” terasa gelap dan atmosferik. Di sisi lain, “Manchester Smash” tampil lebih meledak dan energik.
Lagu “Hambalah” sendiri jadi titik emosional utama. Dengan lirik repetitif dan aransemen yang kontras, track ini menyisipkan satire sosial dalam balutan surf rock eksperimental.
Berbeda lagi dengan “Vacation Anthem” yang terasa lebih personal. Lagu ini seperti jeda—ruang refleksi dari tekanan hidup yang semakin padat, terutama di lingkungan urban.
Menariknya, dua lagu tersebut sudah lebih dulu dirilis pada 2024, seolah jadi “pintu masuk” sebelum keseluruhan cerita di “Hambalah” dibuka.
Secara keseluruhan, “Hambalah” terasa seperti fase pencarian yang jujur dari The Decks. Belum tentu final, tapi justru di situlah kekuatannya—berani mencoba, berani beda, dan tetap terasa dekat.
Mini album ini sudah bisa didengarkan di berbagai platform streaming digital.



