SONICPOP.ASIA – Sleeper Waves, band pop punk asal Balikpapan, merilis album perdana bertajuk Gravity pada 10 April 2026. Berawal dari sesi nge-jam iseng di sela rutinitas kerja kantoran, kini mereka hadir dengan 11 lagu yang merangkum cerita jatuh cinta, patah hati, hingga bangkit kembali.
Band yang digawangi Achmad Reza (vokal, gitar), Adhitia Eren (bass, vokal), Aldy (drum), dan Asyrab Zharil (gitar) ini terbentuk di akhir 2024. Meski awalnya hanya untuk melepas penat, chemistry yang kuat membuat mereka serius menggarap karya hingga akhirnya merilis album penuh.
Gravity bukan sekadar kumpulan lagu. Album ini dibagi dalam empat fase cerita, mulai dari The Falling, The Heartbreak, The Struggle, hingga The Rising. Setiap bagian menggambarkan perjalanan emosi yang dekat dengan kehidupan banyak orang.
Frontman Sleeper Waves, Achmad Reza, menyebut album ini sebagai refleksi perjalanan mereka.
“It’s about finding light in the middle of chaos,” ujarnya.
Total 11 lagu dalam album ini di antaranya Wonderland, Tentangmu, Bedroom Serenade, Gravity, hingga Jadi Pemenang. Seluruh proses produksi dilakukan di Balikpapan, menunjukkan bahwa karya lokal juga mampu lahir dengan kualitas serius.
Dirilis di berbagai platform streaming digital, Gravity menjadi langkah awal Sleeper Waves untuk menancapkan nama di kancah musik Indonesia. Dengan tema yang relate dan warna pop punk yang kuat, album ini diproyeksikan mudah masuk ke playlist anak muda.



