Di tengah lagu-lagu cinta yang sering berangkat dari kehilangan atau patah hati, Glenn Samuel memilih arah yang berbeda. Lewat single terbarunya, “Si Paling”, ia berbicara tentang seseorang yang sudah menemukan tempat pulang—dan memilih untuk tetap tinggal.
Lagu ini menjadi rilisan terbaru Glenn Samuel sekaligus potret sederhana tentang hubungan yang dibangun dari rasa kagum. Bukan hanya kepada sosok pasangan, tetapi juga kepada hal-hal kecil yang membuat seseorang terasa begitu berarti dalam kehidupan sehari-hari.
Judul “Si Paling” mengacu pada sosok yang, dalam pandangan Glenn, selalu menjadi orang pertama yang dicari. Seseorang yang paling memahami, paling mengerti, dan tetap hadir dalam berbagai keadaan. Alih-alih menempatkan cinta sebagai sesuatu yang dramatis, lagu ini justru berbicara tentang komitmen yang tumbuh perlahan dan bertahan dalam keseharian.
Dalam pernyataannya, Glenn menggambarkan lagu ini sebagai ungkapan syukur atas kehadiran seseorang yang bisa disebut sebagai “rumah”. Dari sana, “Si Paling” berkembang menjadi ajakan untuk tetap memelihara rasa kagum terhadap pasangan, bahkan ketika hubungan telah berjalan cukup lama.
Secara musikal, “Si Paling” bergerak di wilayah pop yang hangat dengan aransemen yang ringan namun tetap memberi ruang bagi vokal Glenn yang selama ini dikenal bernuansa soulful. Pendekatan tersebut membuat lagu ini terdengar akrab sejak putaran pertama, tanpa kehilangan sisi emosional yang menjadi benang merahnya.
Di balik produksinya, Glenn kembali bekerja bersama Trakast dan Yafi Aria dalam penulisan lagu, sementara proses vokal diarahkan oleh Barsena Bestandhi. Mixing dan mastering dikerjakan oleh Stevano Ano di Sembunyi Studio, melengkapi proses produksi yang melibatkan sejumlah kolaborator yang sudah tidak asing dalam perjalanan musik Glenn.
“Si Paling” kini telah tersedia di berbagai layanan streaming digital. Bersamaan dengan perilisan lagunya, Glenn Samuel juga menghadirkan video lirik resmi melalui kanal YouTube pribadinya.
Instagram:@glennsamuel09



