• Berita Terbaru
  • Youtube
  • Instagram
  • Bandcamp
  • Kirim Tulisan
Jumat, April 17, 2026
sonicpop.asia
No Result
View All Result
No Result
View All Result
sonicpop.asia
No Result
View All Result

Dari Patah Hati hingga Pendewasaan, Lucien Sunmoon Tumpahkan Semuanya di Album Perdana

Sonic Pop Asia by Sonic Pop Asia
April 1, 2026
in Berita Terbaru
Dari Patah Hati hingga Pendewasaan, Lucien Sunmoon Tumpahkan Semuanya di Album Perdana
Share on FacebookShare on Twitter

SONICPOP.ASIA – Lucien Sunmoon akhirnya merilis album penuh pertama bertajuk Nothing Blooms at Midnight pada 14 Februari 2026, menandai fase baru perjalanan mereka sebagai band pop alternatif asal Malang.

Album ini memuat 10 lagu yang menjadi refleksi langsung dari pengalaman personal para personelnya sepanjang 2025—mulai dari percintaan, pengorbanan, hingga emosi yang tak sempat terucap.

Sejak awal, proyek ini memang digarap sebagai ruang ekspresi yang lebih bebas. Produser Danang Seloaji bahkan sengaja memberi keleluasaan penuh kepada tiap personel untuk menentukan arah musik masing-masing.

“Aku bebasin ke kalian pengen bikin lagu yang kayak gimana terserah, ini lagu kalian,” ujar Danang dalam proses produksi.

Kebebasan itu terasa dalam warna tiap lagu yang beragam, dari dua single yang lebih dulu dirilis seperti Slice of Life dan Flustered, hingga delapan materi baru seperti Arc of Quiet Bloom, Jealousy, dan What We’ll Never Be.

Album ini bukan lahir dalam situasi ideal. Sepanjang 2025, enam personel Lucien Sunmoon harus membagi waktu antara produksi musik dengan kehidupan kampus, relasi pribadi, hingga dinamika emosional masing-masing.

Proses rekaman dilakukan bertahap sejak Mei 2025 di Haum Studio, sebelum akhirnya diselesaikan di RA2 Studio untuk tahap mixing dan mastering oleh Rio Armand.

Di tengah proses itu, mereka juga mengakui bahwa arah musikal album ini tidak dibentuk secara kaku sejak awal. Justru, ketidakteraturan itu menjadi bagian dari perjalanan mereka.

Lucien Sunmoon tidak memaksakan satu identitas tunggal dalam album ini. Setiap lagu hadir dengan karakter masing-masing, mengikuti perspektif personal tiap anggota band.

Pilihan ini sekaligus mencerminkan fase mereka saat ini—anak muda yang sedang mencari bentuk, tanpa harus buru-buru menjadi sesuatu yang “final”.

Band yang terbentuk pada 2023 ini sendiri terdiri dari enam personel muda, dengan pengaruh musik dari pop alternatif hingga indie modern seperti Cafuné hingga Grrrl Gang.

Selain distribusi digital, Lucien Sunmoon juga tengah menyiapkan rilisan fisik berupa kaset pita yang akan dibundel dengan buku visual Nothing Blooms at Midnight: a Visual Guide.

Tak hanya itu, empat video musik juga sedang diproduksi bersama tim kreatif Batas Frekuensi dan direncanakan rilis secara bertahap.

Album Nothing Blooms at Midnight saat ini sudah tersedia di seluruh platform streaming musik.

Next Post
Dari Samarinda, See Stars Somedays Luncurkan Single “Lepas” untuk Ajak Kamu Berani Keluar Hubungan Toxic

Dari Samarinda, See Stars Somedays Luncurkan Single "Lepas" untuk Ajak Kamu Berani Keluar Hubungan Toxic

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result
  • Berita Terbaru
  • YouTube
  • Instagram
  • Bandcamp
  • Kirim Tulisan/Artikel

© 2026 Sonic Pop Records.