• Berita Terbaru
  • Youtube
  • Instagram
  • Bandcamp
  • Kirim Tulisan
Kamis, November 5, 2026
sonicpop.asia
No Result
View All Result
No Result
View All Result
sonicpop.asia
No Result
View All Result

Di Antara Ribetnya Urusan Pernikahan, Mon Harja dan Her Happy Stories Sempat Menulis Lagu

Sonic Pop Asia by Sonic Pop Asia
Oktober 23, 2026
in Berita Terbaru
Di Antara Ribetnya Urusan Pernikahan, Mon Harja dan Her Happy Stories Sempat Menulis Lagu
Share on FacebookShare on Twitter

Menyiapkan pernikahan saja sudah cukup bikin kepala penuh. Belum lagi urusan dekorasi, daftar tamu, katering, sampai berbagai hal kecil yang entah kenapa selalu muncul menjelang hari H. Namun, di tengah segala kerepotan itu, Arya dan Ifa justru menyempatkan diri menulis sebuah lagu bersama.

Lewat proyek musik Mon Harja dan Her Happy Stories, pasangan ini merilis “Doa Perayaan” pada 19 September 2026, bertepatan dengan hari pernikahan mereka sendiri. Sebuah lagu yang bukan cuma dibuat untuk mengabadikan momen bahagia, tetapi juga menjadi semacam catatan tentang harapan, kecemasan, dan kehidupan baru yang akan mereka jalani setelah pesta selesai.

Artwork Doa Perayaan

Menariknya, “Doa Perayaan” tidak sepenuhnya larut dalam romantisasi pernikahan. Lagu ini memang menyinggung berbagai pernak-pernik seremoni, mulai dari dekorasi, sajian, undangan, hingga tata rias. Namun, di balik semua itu, Arya dan Ifa justru ingin membicarakan sesuatu yang lebih panjang umurnya daripada pesta sehari: bagaimana dua orang berbagi peran dan menjalani kehidupan bersama.

Proses pembuatannya pun berlangsung di tengah hubungan jarak jauh. Arya menyusun komposisi dan merekam vokal dari Lombok, sementara Ifa mengisi bagian vokalnya dari Yogyakarta. Di sela-sela persiapan pernikahan yang mereka urus dari dua tempat berbeda, keduanya tetap menemukan waktu untuk merangkai lagu yang kelak menjadi bagian dari hari penting mereka.

Sebenarnya, kerja sama musikal keduanya bukan sesuatu yang baru. Her Happy Stories sebelumnya sudah terlibat dalam album perdana Mon Harja, Sunyi, Studi, Safari, melalui tiga lagu dengan peran berbeda. Mulai dari vokal latar, pembacaan monolog, hingga vokal tunggal tanpa iringan musik. Bahkan, tanggal perilisan album tersebut dipilih bertepatan dengan hari lahir Ifa.

Kini, hubungan kreatif itu memasuki babak yang lebih personal. “Doa Perayaan” seolah menjadi kelanjutan dari perjalanan dua orang yang sebelumnya berbagi ruang dalam musik, lalu memutuskan untuk berbagi kehidupan di luar studio rekaman.

Di tengah budaya pernikahan yang sering kali lebih sibuk membicarakan kemegahan pesta daripada kehidupan setelahnya, lagu ini menawarkan sudut pandang yang sederhana. Bahwa menikah bukan cuma perkara mengucapkan janji di hadapan keluarga dan teman-teman, melainkan juga kesiapan untuk menghadapi hari-hari biasa yang mungkin tidak selalu romantis.

Pada akhirnya, pesta akan selesai, tamu-tamu pulang, dan dekorasi dibongkar. Yang tersisa adalah dua orang dengan segala harapan, kebiasaan, dan persoalan yang harus mereka hadapi bersama.

Barangkali di situlah “Doa Perayaan” menemukan maknanya. Bukan sebagai lagu tentang hari paling bahagia dalam hidup, melainkan doa agar kebahagiaan itu tetap punya tempat, bahkan ketika kehidupan kembali berjalan seperti biasa.

“Doa Perayaan” sudah dapat didengarkan melalui berbagai platform streaming digital.

Instagram: @monharja  @herhappystories

Next Post
Lagu Patah Hati Memang Susah Mati, Meiska Hidupkan Lagi “Aku Cuma Punya Hati”

Lagu Patah Hati Memang Susah Mati, Meiska Hidupkan Lagi “Aku Cuma Punya Hati”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result
  • Berita Terbaru
  • YouTube
  • Instagram
  • Bandcamp
  • Kirim Tulisan/Artikel

© 2026 Sonic Pop Records.