• Berita Terbaru
  • Youtube
  • Instagram
  • Bandcamp
  • Kirim Tulisan
Jumat, November 6, 2026
sonicpop.asia
No Result
View All Result
No Result
View All Result
sonicpop.asia
No Result
View All Result

Hampir 25 Tahun Berjalan, MALIQ & D’Essentials Ternyata Masih Ingin Tersesat

Sonic Pop Asia by Sonic Pop Asia
Oktober 23, 2026
in Berita Terbaru
Hampir 25 Tahun Berjalan, MALIQ & D’Essentials Ternyata Masih Ingin Tersesat
Share on FacebookShare on Twitter

Ada masanya ketika hidup terasa seperti perjalanan panjang yang menuntut kita untuk selalu tahu ke mana harus pergi. Padahal, semakin jauh berjalan, semakin kita sadar bahwa tidak semua hal perlu punya jawaban. Barangkali pemikiran semacam inilah yang sedang dirayakan MALIQ & D’Essentials lewat single terbaru mereka, “Arah Labuh”.

Menjelang seperempat abad berkarya, MALIQ & D’Essentials rupanya belum tertarik untuk sekadar bernostalgia. Alih-alih sibuk merayakan masa lalu, mereka justru memilih menatap sesuatu yang belum sepenuhnya terlihat di depan mata. “Arah Labuh” menjadi semacam pengingat bahwa tersesat, salah mengambil keputusan, atau sesekali kehilangan arah bukanlah akhir dari segalanya.

Ditulis oleh Widi Puradiredja dan Indah Wisnuwardhana bersama para personel lainnya, lagu ini membicarakan keberanian untuk terus bergerak meski hidup tidak menyediakan petunjuk yang lengkap. Lewat metafora samudra, bintang, dan tempat berlabuh, MALIQ mengajak pendengarnya berdamai dengan ketidakpastian, sesuatu yang mungkin semakin sulit dilakukan ketika dunia terus menuntut segalanya serba terencana.

Artwork – Arah Labuh

Secara musikal, “Arah Labuh” masih membawa kehangatan yang selama ini melekat pada MALIQ & D’Essentials. Harmoni vokal, permainan instrumen yang dinamis, serta aransemen yang mengalir membuat pesan reflektifnya terasa ringan tanpa kehilangan kedalaman.

Single ini sekaligus membuka jalan menuju album dan exhibition terbaru mereka yang dijadwalkan hadir pada November. Menariknya, proyek tersebut turut mempertemukan MALIQ dengan nama-nama seperti Bilal Indrajaya, Perunggu, hingga Rhoma Irama. Sebuah pertemuan lintas generasi dan warna musik yang memperlihatkan bahwa rasa penasaran mereka rupanya belum habis.

Setelah hampir 25 tahun, MALIQ & D’Essentials sepertinya memahami satu hal: bertahan lama bukan berarti harus terus mengulang apa yang pernah berhasil. Kadang, justru diperlukan keberanian untuk meninggalkan zona nyaman dan mencoba sesuatu yang belum tentu berhasil.

Lewat “Arah Labuh”, mereka seperti sedang mengatakan bahwa hidup tidak harus selalu berjalan sesuai rencana. Ada kalanya kita perlu salah jalan, berhenti sebentar, lalu kembali berangkat.

Sebab mungkin, setelah perjalanan sepanjang itu, yang paling menyenangkan bukanlah akhirnya sampai di tujuan, melainkan menyadari bahwa masih ada banyak tempat yang belum pernah kita datangi.

Access MALIQ & D’Essentials:

Instagram : @maliqmusic | TikTok : @maliqndessentials | YouTube :  MALIQ & D’Essentials  |

All DSP : MALIQ & D’Essentials

Next Post
Aziz Hedra dan Mimpi-Mimpi Masa Kecil yang Nyaris Terlupakan

Aziz Hedra dan Mimpi-Mimpi Masa Kecil yang Nyaris Terlupakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result
  • Berita Terbaru
  • YouTube
  • Instagram
  • Bandcamp
  • Kirim Tulisan/Artikel

© 2026 Sonic Pop Records.