• Berita Terbaru
  • Youtube
  • Instagram
  • Bandcamp
  • Kirim Tulisan
Jumat, September 18, 2026
sonicpop.asia
No Result
View All Result
No Result
View All Result
sonicpop.asia
No Result
View All Result

Kadang Hubungan Selesai Bukan Karena Ada yang Jahat. Good Morning Everyone dan Fiersa Besari Membicarakannya di “Kalah”

Sonic Pop Asia by Sonic Pop Asia
September 18, 2026
in Berita Terbaru
Kadang Hubungan Selesai Bukan Karena Ada yang Jahat. Good Morning Everyone dan Fiersa Besari Membicarakannya di “Kalah”
Share on FacebookShare on Twitter

Putus cinta akan jauh lebih gampang kalau selalu ada orang yang bisa disalahkan.

Ada yang selingkuh, ada yang berbohong, atau setidaknya ada satu kejadian besar yang bisa ditunjuk sambil bilang, “Nah, gara-gara ini.”

Masalahnya, hidup jarang sebaik itu dalam memberikan penjelasan.

Kadang dua orang masih saling sayang. Tidak ada pengkhianatan dramatis. Tidak ada piring beterbangan. Tidak ada satu pihak yang pantas dijadikan antagonis. Kalian cuma bangun pada suatu hari dan perlahan menyadari bahwa tujuan hidup masing-masing sudah tidak lagi berada di jalan yang sama.

Dan ternyata menerima hal semacam ini bisa lebih melelahkan daripada sekadar marah.

Wilayah abu-abu itulah yang coba dimasuki Good Morning Everyone bersama Fiersa Besari lewat EP terbaru mereka, “Kalah”.

Isinya sebenarnya ringkas. Hanya empat track: “Salah”, “Ia”, serta versi akustik dari kedua lagu tersebut. Tetapi empat lagu ini seperti dua cerita yang diputar kembali dari jarak berbeda.

Di “Salah”, kita bertemu dengan perasaan yang mungkin terlalu familier bagi sebagian orang: berada dalam hubungan di mana apa pun yang dilakukan rasanya selalu keliru.

Lalu datang “Ia”.

Alih-alih mencari siapa yang paling bersalah, lagu ini memilih kemungkinan yang jauh lebih tidak memuaskan: barangkali memang tidak ada.

Artwork Kalah

Good Morning Everyone menggambarkan “Ia” sebagai cerita tentang menerima bahwa tidak semua hubungan harus dipaksa bertahan. Rasa sayang boleh saja masih ada, tetapi dua orang bisa tumbuh menuju tempat yang berbeda. Pada titik tertentu, mempertahankan sesuatu hanya karena pernah bahagia di dalamnya juga tidak selalu menjadi keputusan paling masuk akal.

“Kalah” akhirnya bukan benar-benar perkara kalah.

Setidaknya bukan kalah seperti pertandingan yang menyisakan pemenang di satu sisi dan pecundang di sisi lainnya.

Ia lebih mirip momen ketika seseorang akhirnya berhenti berdebat dengan kenyataan.

Dan mungkin itu sebabnya keberadaan dua versi akustik dalam EP ini terasa masuk akal. “Salah” dan “Ia” dikembalikan dalam bentuk yang lebih sederhana, dengan aransemen yang sengaja memberi ruang lebih banyak kepada lirik dan emosinya. GME sendiri menyebut pendekatan tersebut seperti mendengarkan seseorang bercerita langsung tanpa terlalu banyak ornamen.

Tidak banyak tempat untuk bersembunyi ketika musiknya dibuat sesederhana itu.

Yang tersisa adalah cerita.

Kolaborasi dengan Fiersa Besari pun terasa cukup masuk akal dalam konteks tersebut. Good Morning Everyone sudah lama bermain dengan lirik-lirik yang dekat dengan keseharian, sementara Fiersa punya kecenderungan bertutur yang membuat persoalan personal terdengar seperti percakapan yang kebetulan dijadikan lagu. Di “Kalah”, keduanya bertemu untuk membicarakan sesuatu yang barangkali pernah dialami banyak orang tetapi tetap terasa sangat pribadi ketika kejadian itu menimpa diri sendiri.

Good Morning Everyone sendiri bukan nama yang baru kemarin muncul. Unit pop alternatif beranggotakan Sani, Daniel, Erwin, Dani, dan Yuli ini pernah masuk nominasi AMI Awards pada 2016 melalui “Move On”, merilis EP Lusi pada 2021, album Bapak pada 2024, hingga sempat tampil di Zandari Festival, Korea Selatan, pada 2023.

Tapi mungkin riwayat sepanjang itu tidak terlalu penting ketika sedang mendengarkan “Kalah” sendirian.

Karena pada akhirnya EP ini kembali kepada persoalan yang sangat kecil dan manusiawi: bagaimana caranya menerima bahwa sesuatu yang pernah kita perjuangkan mati-matian ternyata memang harus selesai.

Tanpa perlu membenci siapa-siapa.

Tanpa harus mencari siapa yang salah.

Dan tanpa mendapatkan akhir yang benar-benar memuaskan.

Kadang kita cuma harus mengaku kalah, membereskan barang-barang yang tersisa, lalu pulang.

Bukan karena cintanya tidak pernah ada.

Cuma karena ternyata cinta saja tidak selalu cukup.

GME, Fiersa Bersari :
Instagram : @gme_official , @fiersabersari | TikTok : @gme_official, @fiersabersari | All DSP : Good Morning Everyone, Fiersa Bersari  YouTube : Good Morning Everyone, Fiersa Bersari 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result
  • Berita Terbaru
  • YouTube
  • Instagram
  • Bandcamp
  • Kirim Tulisan/Artikel

© 2026 Sonic Pop Records.