SONICPOP.ASIA – EP “From Friends For Friends” resmi dirilis oleh band hardcore punk asal Tarakan, Kalimantan Utara, DEMOS69, sebagai penanda perjalanan panjang yang berangkat dari pertemanan dan skena underground lokal.
Rilisan tahun 2026 ini bukan sekadar kumpulan lagu, tetapi menjadi cerminan energi mentah, keresahan, sekaligus solidaritas yang sudah mereka bangun sejak awal terbentuk pada 2018.
Digawangi RBEX, KIMB, dan ALD, kemudian diperkuat HARTM sejak 2024, DEMOS69 tumbuh dari ruang-ruang kecil skena musik Tarakan—dengan semangat independen yang tetap mereka jaga hingga hari ini.
Dalam EP ini, DEMOS69 menghadirkan empat lagu yang masing-masing membawa pesan kuat.
“Brother Coffe Grinder” menjadi bentuk perlawanan terhadap standar sosial yang mengekang kebebasan individu. Sementara “Bangos” mengangkat kritik terhadap sistem layanan kesehatan yang dinilai semakin rumit dan jauh dari sisi kemanusiaan.
Di sisi lain, “Panjang Umur Pertemanan” hadir sebagai lagu yang lebih hangat, namun tetap bertenaga—mengangkat nilai brotherhood sebagai fondasi menghadapi realitas. Sedangkan “Revolusi” menjadi luapan kekecewaan terhadap sistem yang dianggap tidak berpihak.
Semua lagu ini dibungkus dengan karakter hardcore punk yang lugas, keras, dan tanpa banyak kompromi. Sementara itu, Proses rekaman dilakukan di Repoeblik Rakjat Merdeka Records, dengan pendekatan yang tetap menjaga karakter asli DEMOS69: mentah, jujur, dan apa adanya.
Alih-alih mengejar produksi yang terlalu bersih, mereka justru mempertahankan energi khas skena underground—yang selama ini menjadi identitas utama.
Judul “From Friends For Friends” sendiri menjadi refleksi kuat bahwa karya ini lahir dari lingkaran pertemanan, dan kembali dipersembahkan untuk komunitas yang sama.
Di tengah industri musik yang semakin kompetitif, langkah DEMOS69 ini terasa sederhana, tapi justru punya daya tahan: musik yang lahir dari realita, bukan sekadar tren.



