• Berita Terbaru
  • Youtube
  • Instagram
  • Bandcamp
  • Kirim Tulisan
Jumat, November 6, 2026
sonicpop.asia
No Result
View All Result
No Result
View All Result
sonicpop.asia
No Result
View All Result

Skyline dan Kebiasaan Buruk Kita Mengingat Orang yang Sudah Pergi

Sonic Pop Asia by Sonic Pop Asia
Oktober 8, 2026
in Berita Terbaru
Share on FacebookShare on Twitter

Ada satu kebiasaan manusia yang cukup menyebalkan: mengingat seseorang yang sebenarnya sudah tidak lagi punya urusan dengan hidup kita. Kadang muncul begitu saja, lewat lagu yang tidak sengaja diputar, barang lama yang ditemukan di laci, atau ingatan kecil yang mestinya sudah selesai bertahun-tahun lalu.

Lucunya, semakin keras kita mencoba melupakan, semakin sering pula ingatan itu datang tanpa diundang.

Perasaan semacam inilah yang coba dibicarakan Gerald Timotheus, musisi asal Jakarta yang bergerak dengan nama panggung Skyline, melalui single terbarunya, “back to you”.

Alih-alih membicarakan cinta sebagai sesuatu yang selalu menyenangkan, Skyline justru memilih menengok bagian yang lebih merepotkan: ketika sebuah hubungan sudah berakhir, tetapi perasaan yang ditinggalkannya belum juga menemukan jalan keluar.

Ada gambaran sederhana yang menjadi titik berangkat lagu ini. Seseorang menyimpan surat-surat lama di dalam laci, bukan karena masih ada sesuatu yang bisa diperbaiki, melainkan karena kenangan di dalamnya terlalu sulit untuk benar-benar dilepaskan. Sementara itu, orang yang dirindukan barangkali sudah menjalani kehidupan baru, dengan cerita dan masa depan yang tidak lagi melibatkan kita.

Terdengar menyedihkan? Memang. Tapi rasanya cukup banyak orang pernah berada di posisi tersebut.

Artwork Back To You

Melalui “back to you”, Skyline tidak berusaha menjadikan patah hati sebagai sesuatu yang terdengar megah. Ia memilih pendekatan yang lebih terus terang, membicarakan kerinduan, kerentanan, dan perasaan tidak berdaya ketika pikiran terus kembali kepada seseorang yang seharusnya sudah menjadi bagian dari masa lalu.

Ada semacam lingkaran yang sulit diputus di sini. Kita mencoba melanjutkan hidup, merasa sudah cukup jauh berjalan, lalu tiba-tiba menyadari bahwa secara emosional kita masih berada di tempat yang sama.

Dan mungkin, justru bagian itulah yang paling melelahkan dari sebuah perpisahan.

Secara musikal, Skyline bergerak di wilayah indie-pop dengan pendekatan akustik yang sederhana dan personal. Sebagai musisi sekaligus multi-instrumentalis, Gerald juga mengerjakan sendiri instrumen dalam lagu ini. Penulisannya melibatkan Erven Jovanka, sementara bagian strings dikerjakan oleh Aldi Haqq. Proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Irene Edmar Irawan di ROEMAHIPONK.

“back to you” sekaligus melanjutkan perjalanan Skyline yang sebelumnya telah memperkenalkan sejumlah karya seperti “hold me tight”, “cool enough for you”, dan “if only…”. Lagu-lagu yang memperlihatkan ketertarikannya pada cerita-cerita personal, terutama hal-hal yang sering kali lebih mudah disampaikan melalui musik ketimbang percakapan biasa.

Yang menarik dari gagasan di balik “back to you” bukanlah upaya mencari jawaban tentang bagaimana cara melupakan seseorang. Lagu ini justru menerima kenyataan bahwa tidak semua perasaan bisa dibereskan hanya karena sebuah hubungan telah berakhir.

Kadang kita memang sudah tahu bahwa semuanya selesai. Sudah memahami bahwa tidak ada lagi yang perlu ditunggu. Namun, mengetahui sesuatu dan benar-benar berdamai dengannya ternyata merupakan dua urusan yang berbeda.

Barangkali itu pula alasan mengapa lagu-lagu tentang kehilangan tidak pernah benar-benar kehabisan pendengar. Selalu ada orang yang sedang mencoba melupakan, dan selalu ada kenangan yang entah bagaimana menemukan cara untuk muncul kembali.

Lewat “back to you”, Skyline tidak menawarkan jalan pintas untuk keluar dari situasi tersebut. Ia hanya mencoba memberi ruang bagi perasaan yang sering kali kita sembunyikan karena terlalu malas menjelaskannya kepada orang lain.

Sebab, terkadang yang paling sulit dari kehilangan seseorang bukanlah menerima bahwa mereka sudah pergi, melainkan menyadari bahwa sebagian dari diri kita masih terus kembali ke sana.

“back to you” kini sudah tersedia di berbagai platform streaming digital.

Access Skyline :

Instagram : @listentoskyline   |@listentoskyline  TikTok : | All DSP : Skyline | YouTube :Gerald Timotheus / Skyline

Next Post
Nuelo, Pukul Dua Pagi, dan Seseorang yang Masih Terjaga untuk Mengucapkan Selamat Ulang Tahun

Nuelo, Pukul Dua Pagi, dan Seseorang yang Masih Terjaga untuk Mengucapkan Selamat Ulang Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result
  • Berita Terbaru
  • YouTube
  • Instagram
  • Bandcamp
  • Kirim Tulisan/Artikel

© 2026 Sonic Pop Records.