• Berita Terbaru
  • Youtube
  • Instagram
  • Bandcamp
  • Kirim Tulisan
Kamis, November 5, 2026
sonicpop.asia
No Result
View All Result
No Result
View All Result
sonicpop.asia
No Result
View All Result

Tama Yuri dan Seni Berpura-pura Beruntung di Tengah Hidup yang Berantakan

Sonic Pop Asia by Sonic Pop Asia
Oktober 20, 2026
in Berita Terbaru
Tama Yuri dan Seni Berpura-pura Beruntung di Tengah Hidup yang Berantakan
Share on FacebookShare on Twitter

Ada kalanya hidup terasa seperti sedang menguji seberapa jauh seseorang bisa bertahan sebelum akhirnya menyerah. Urusan cinta yang kelewat rumit, hari-hari yang berjalan tanpa arah, sampai keharusan untuk tetap terlihat baik-baik saja ketika sebenarnya ada banyak hal yang ingin dikeluhkan. Lucunya, setelah berhasil melewati semua kekacauan itu, orang lain mungkin hanya akan menyebut kita beruntung.

Barangkali dari pemikiran semacam itulah Tama Yuri menemukan benang merah untuk album perdananya, Biar Aku Dianggap Beruntung. Sebuah album berisi sebelas lagu yang tidak berusaha menggambarkan hidup sebagai sesuatu yang selalu menyenangkan. Sebaliknya, Tama justru mengajak pendengarnya menyusuri berbagai kekacauan emosional yang sering kali harus dilalui sebelum seseorang bisa berdamai dengan dirinya sendiri.

Setelah memperkenalkan sejumlah single sejak 2024, Tama akhirnya merangkum perjalanan musikal dan personalnya ke dalam satu album penuh. Ada tiga fase yang menjadi fondasi cerita di dalamnya: jatuh cinta secara berlebihan, terpuruk, dan pada akhirnya belajar menerima keadaan.

Fase pertama bisa dibilang sebagai periode ketika logika mulai kehilangan fungsinya. Lewat Canggung, Dua Sisi, dan Tetap Cinta Selamanya Cinta, Tama menggambarkan fase yang ia sebut sebagai cegil, istilah populer untuk menggambarkan perempuan yang sedang begitu tenggelam dalam urusan perasaan. Sebuah kondisi ketika cinta bisa membuat seseorang melakukan hal-hal yang mungkin akan ditertawakannya sendiri beberapa tahun kemudian.

Namun, sebagaimana banyak kisah percintaan di dunia nyata, tidak semuanya berakhir dengan menyenangkan.

Memasuki fase berikutnya, suasana berubah menjadi lebih muram. Duri, Hari yang Berat, Biasa Saja, dan Katanya Rela menjadi representasi dari masa-masa ketika seseorang harus menghadapi kenyataan yang tidak berjalan sesuai harapan. Ada kekecewaan, kehilangan arah, dan perasaan yang barangkali terlalu sulit dijelaskan kepada orang lain.

Menariknya, Tama tidak berhenti pada kesedihan sebagai tujuan akhir. Melalui Bukan Salahku, Sudut Pandang, Good Shower, dan lagu utama Biar Aku Dianggap Beruntung, ia mencoba membuka ruang untuk sesuatu yang sering kali jauh lebih sulit daripada jatuh cinta: menerima.

Penerimaan di sini bukan berarti seluruh persoalan mendadak selesai. Bukan pula tentang berhasil mengubah hidup menjadi sempurna. Ada semacam kesadaran bahwa tidak semua hal harus berjalan sesuai keinginan agar seseorang tetap bisa melanjutkan hidup.

Artwork Biar Aku Dianggap Beruntung

Judul Biar Aku Dianggap Beruntung sendiri terasa seperti sebuah pernyataan yang menyimpan ironi. Sebab, keberuntungan sering kali hanya dilihat dari apa yang tampak di permukaan, sementara segala usaha untuk tetap bertahan jarang mendapatkan perhatian yang sama.

Tama menggambarkan gagasan tersebut melalui analogi sederhana: menaburkan gula pada pengalaman pahit agar semuanya masih bisa terasa manis. Bukan karena rasa pahit itu menghilang, melainkan karena ada keputusan untuk tetap tersenyum meskipun keadaan tidak selalu berpihak.

Secara musikal, album pop alternatif ini juga menjadi hasil kerja kolektif sejumlah nama. Tama menggandeng Fareeq Angkasa, Awal Awe, Milfarasi, serta Usaha Terbaik Kita, kolektif produser yang beranggotakan Yabes Yuniawan, Ikhwan Hastanto, dan Lintang Larasati.

Sebagian besar proses produksinya berlangsung di Yogyakarta, melibatkan sejumlah musisi dan pekerja kreatif dalam pengerjaan instrumen, vokal, hingga tahap akhir produksi audio. Sementara itu, proses mixing dan mastering untuk lagu Katanya Rela dilakukan di Jakarta.

Di luar urusan produksi, ada hal lain yang ingin disampaikan Tama melalui album ini. Baginya, musik menjadi tempat untuk membicarakan pengalaman yang tidak selalu mudah diterjemahkan menjadi percakapan sehari-hari. Ia ingin pendengarnya menemukan perasaan dimengerti, terutama ketika sedang berada dalam masa-masa yang tidak menyenangkan.

Tama juga membawa semangat tentang bagaimana perempuan memiliki hak untuk menyuarakan pengalaman mereka sendiri. Termasuk hak untuk merasa lelah, mencintai dengan caranya sendiri, dan tidak harus terus-menerus memenuhi ekspektasi orang lain.

Gagasan tersebut membuat Biar Aku Dianggap Beruntung terasa lebih dari sekadar album tentang hubungan romantis. Ada pembicaraan mengenai bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri, menghadapi tekanan, dan mencoba berdiri kembali setelah melewati pengalaman yang menguras emosi.

Sebagai perpanjangan dari perilisan album, Tama turut merencanakan sebuah workshop pembuatan zine di Jakarta bersama para pendengarnya. Kegiatan tersebut akan mengajak peserta merespons lagu-lagunya melalui karya personal yang nantinya bisa mereka bawa pulang sebagai merchandise eksklusif.

Pilihan menggunakan zine terasa cukup menarik. Di tengah kebiasaan mengonsumsi musik secara cepat melalui platform digital, aktivitas membuat sesuatu dengan tangan sendiri menawarkan pengalaman yang lebih intim. Musik tidak hanya berhenti sebagai sesuatu yang didengarkan, tetapi juga menjadi pemantik untuk merefleksikan pengalaman masing-masing.

Pada akhirnya, Biar Aku Dianggap Beruntung tidak sedang menawarkan resep untuk mendapatkan kehidupan yang lebih mudah. Album ini justru mengingatkan bahwa perjalanan menuju penerimaan sering kali penuh dengan keputusan buruk, patah hati, rasa lelah, dan usaha kecil untuk tetap melanjutkan hari.

Mungkin menjadi beruntung memang bukan soal mendapatkan semua yang kita inginkan. Bisa jadi, keberuntungan hanyalah nama lain yang diberikan orang-orang kepada mereka yang berhasil melewati masa sulit tanpa pernah benar-benar mengetahui apa saja yang telah dikorbankan.

Dan kalau setelah semua itu seseorang masih bisa tersenyum, barangkali tidak ada salahnya membiarkan dunia menganggapnya beruntung.

Album Biar Aku Dianggap Beruntung dari Tama Yuri sudah dapat didengarkan melalui berbagai platform streaming digital.

Tama Yuri Official :
Instagram : @_tamayuri | TikTok : @tamayuri_ | All DSP : Tama Yuri | YouTube : Tama Yuri

Next Post
Bennett A.K. Mengajak Kita Bangkit Lagi, Bahkan Ketika Hidup Sudah Terasa Seperti Ronde Terakhir

Bennett A.K. Mengajak Kita Bangkit Lagi, Bahkan Ketika Hidup Sudah Terasa Seperti Ronde Terakhir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result
  • Berita Terbaru
  • YouTube
  • Instagram
  • Bandcamp
  • Kirim Tulisan/Artikel

© 2026 Sonic Pop Records.