SONICPOP.ASIA – Penyanyi dan penulis lagu Widya Wirayanti resmi merilis EP perdananya bertajuk The Therapy Called Love: Vol. 1. Karya tersebut menjadi refleksi perjalanan emosional yang mengangkat hubungan dengan diri sendiri, keluarga, hingga pasangan sebagai bagian penting dalam proses bertumbuh dan penyembuhan.
Dirilis bertepatan dengan hari ulang tahunnya, EP ini menjadi penanda perjalanan hidup yang telah dilalui Widya selama beberapa tahun terakhir. Melalui empat lagu yang saling terhubung, ia menghadirkan kisah tentang penerimaan diri, rasa syukur, kehangatan keluarga, dan hubungan yang sehat.
“EP ini lahir dari banyak fase dalam hidup saya yang mengajarkan bahwa hubungan yang sehat selalu dimulai dari hubungan dengan diri sendiri,” ujar Widya Wirayanti.
Menurutnya, ketika seseorang mampu menerima dirinya secara utuh, maka akan lebih mudah untuk merasakan syukur, menerima cinta yang sehat, dan menjalani hubungan dengan orang lain secara lebih tenang.
Perjalanan emosional dalam EP ini dibuka melalui lagu “Lebih Dari Cukup”, yang berbicara tentang penerimaan diri dan kesadaran bahwa nilai seseorang tidak harus selalu ditentukan oleh pencapaian atau penilaian dari luar.
Lagu tersebut menjadi pengingat agar tidak terlalu keras pada diri sendiri dan memberi ruang untuk beristirahat, sekaligus menyadari bahwa diri sendiri sudah cukup berharga apa adanya.
Nuansa hangat kemudian hadir dalam “Rumah Tenang”, sebuah lagu yang menggambarkan rasa aman dalam hubungan yang sehat. Widya mengibaratkan hubungan seperti rumah yang menghadirkan ketenangan, bukan ketakutan ataupun kelelahan emosional.
Tema keluarga menjadi sorotan dalam lagu “Doa Untukmu”. Lagu ini didedikasikan untuk keluarga dan orang-orang terdekat sebagai ungkapan harapan sederhana agar mereka selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan kesempatan untuk terus bersama.
EP tersebut ditutup dengan “Saling Jaga”, lagu yang mengisahkan dua orang yang memilih bertumbuh bersama, saling mendukung, dan berjalan berdampingan menghadapi berbagai fase kehidupan.
Secara keseluruhan, The Therapy Called Love: Vol. 1 menghadirkan warna musik yang hangat, intim, dan reflektif. Setiap lagu dirangkai melalui benang merah yang sama, yakni tentang cinta yang sehat sebagai ruang untuk merasa aman, diterima, dan dihargai.
Dengan lirik yang sederhana namun sarat emosi, Widya berharap karya perdananya dapat menjadi teman bagi banyak orang yang sedang menghadapi kelelahan, keraguan, atau proses belajar menerima kehidupan dengan lebih tenang.
“Semoga lagu-lagu ini bisa menjadi ruang yang dekat bagi siapa saja yang sedang berproses, bertumbuh, dan belajar mencintai dirinya sendiri,” kata Widya.


