Serang, Banten — Setelah menjalani perjalanan bermusik selama hampir tujuh tahun, Destiny Line akhirnya memperkenalkan karya perdananya melalui sebuah EP bertajuk Potret Suara. Menjadi penanda babak baru bagi unit Alternative Pop Punk asal Serang ini, EP tersebut memuat lima lagu yang merangkum beragam emosi manusia—mulai dari perjuangan, kasih sayang, kehilangan, hingga humor yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Terbentuk pada 8 Agustus 2018, Destiny Line digawangi Ence (vokal), Iman (gitar), dan Alby (bass). Selama beberapa tahun terakhir, mereka memilih membangun identitas musiknya secara perlahan sebelum akhirnya merangkum proses tersebut ke dalam Potret Suara. Alih-alih menghadirkan konsep yang rumit, Destiny Line lebih tertarik menulis lagu-lagu yang lahir dari pengalaman sederhana namun memiliki kedekatan emosional dengan banyak orang.

Secara musikal, Potret Suara bergerak di wilayah Alternative Pop Punk dengan karakter yang enerjik, melodis, dan mudah dinikmati. Namun di balik permainan gitar yang dinamis dan ritme yang menghentak, tersimpan narasi mengenai harapan, keluarga, perasaan kehilangan, hingga sisi ringan kehidupan yang dikemas secara jujur.
Lagu pembuka, “Everyday”, menjadi refleksi tentang seseorang yang terus bertahan meski dihantam berbagai tekanan hidup. Semangat tersebut kemudian bergeser ke “IBU”, sebuah penghormatan kepada sosok ibu yang menjadi sumber kekuatan dalam keluarga. Di sisi lain, “Malu Tapi Mau” menghadirkan warna yang lebih ringan melalui lirik penuh humor, sementara “Gadis Kecil” menawarkan nuansa hangat dan optimistis. EP ini ditutup oleh “Dengarkan”, sebuah lagu yang berbicara mengenai kehilangan dan usaha untuk melepaskan masa lalu.
Meski masing-masing lagu memiliki cerita yang berbeda, seluruh materi dalam Potret Suara disatukan oleh gagasan yang sama: setiap orang memiliki kisahnya sendiri, dan musik dapat menjadi medium untuk merekam sekaligus menyampaikan kisah tersebut. Dari situlah judul Potret Suara lahir—sebagai representasi berbagai potongan kehidupan yang diterjemahkan menjadi karya.
Dirilis melalui Anor Private Studio,Potret Suara diharapkan menjadi awal perjalanan baru bagi Destiny Line sekaligus memperkenalkan karakter musikal mereka kepada pendengar yang lebih luas. EP ini kini telah tersedia di berbagai platform digital.
Instagram: @destinyline.official



